Pages

Sunday, March 15, 2015

Menghias Box Buatan Sendiri

Hi Temans..
Masih ingat kan dengan box yang saya buat dari kardus bekas di postingan sebelumnya? nah berhubung kemarin belum sempat saya hias, maka kali ini saya akan bercerita tentang proses menghiasnya.
Temans, saya berniat menghias box dengan sesuatu yang simple, mudah dibuat dan cepat jadi. So, aplikasinya saya tempel dengan lem.

Untuk hiasannya, saya menggunakan aplikasi bunga yoyo katun dan kain flanel. Pembuatannya sangat mudah temans. Finally... kurang dari 2 jam,  box-nya berubah jadi lebih heboh dan berwarna. Box serbaguna ini bisa untuk menyimpan macam2 ya temans, seperti pernak pernik baby cewek kyk bandana, headband, bando, dll. Mau lihat penampakannya?? this is it... :)



Ini dia tahapannya, siapkan kain katun lalu potong menjadi lingkaran-lingkaran.

 kemudian jahit jelujur menjadi bunga yoyo dan pasang kancing di bagian tengahnya.


 Kemudian buat juga aplikasi dari kain flanel. Gambarnya sesuai selera ya temans..
 lalu tempel deh di box-nya... Gampang kaaan...

Box dari kardus Bekas

Hi Temans
Masih dalam rangka mengembalikan mood nih. Jadi saya membuat sesuatu yang ringan, mudah dibuat dalam waktu cepat, dan dari barang bekas. Pindahan kemarin membuat beberapa order jadi pending. Jadi moodnya musti dibooster dari sekarang, maklum sudah sebulan off pegang gunting, hehee.
Sesuai post saya sebelumnya, saya mau membuat box serbaguna dari kardus gelas dan kain. Gampang banget, apalagi kardus gelas kan sudah berbentuk, jd saya tidak perlu capek membuat lipatan-lipatan. Itu sebabnya, kurang dari satu jam, box-nya sudah jadi, cepat kan. Tapi belum sempat saya hias dengan aplikasi, soalnya Aida keburu bangun tidur, hehee.. jadi, aplikasinya saya post menyusul ya temans..
Ini dia penampakan box-nya. Bisa untuk tempat boneka Aida.

begini tahapan membuatnya
bentuk kardus gelas menjadi kota dengan cara di lem, lalu bungkus bagian luarnya menggunakan kain katun. untuk bagian dalamnya, gunakan kalender bekas dengan cara di lem, ambil bagian yang warna putihnya. Oh ya bagian alas luarnya juga dilapisi dengan kertas kalender ya temans..






Sulam Kristik

Ya sulam kristik..
siapa yang tak kenal dengan sulam ini?
Pasti tahu semua. Di rumah saya ada 3 gambar sulam kristik besar karya ibu saya. Menurut cerita ibu saya, dulu dia mengerjakannya di saat saat hamil sebagai pengisi waktu luang.


Kalau saya pribadi kenal dengan sulam ini saat SD. Ini yang mengilhami saya suka dengan dunia sulam menyulam, hingga saat ini. Begitu diajari, saya langsung suka dengan dunia sulam menyulam. 
Lucunya waktu SD justru bukan ibu saya yang mengajari sulam kristik, melainkan sepupu saya. Sepupu saya itu memang serba bisa. Selain sulam, dia juga gemar merajut. Saya ingat sekali, pernah dibuatkan tali rambut rajutan olehnya. Sayang sekarang dia telah tiada dipanggil oleh Yang Maha Kuasa di usia yang cukup muda. Selamat jalan mba Tuti. Terimakasih telah mengenalkan saya dengan dunia sulam.

Belajar Smock

still March
Mau cerita sedikit nih...
Oh ya di pertengahan tahun 2014 kemarin, saya sempat belajar smock.


Apa itu smock???
Dalam bahasa inggris, Smock artinya mengerut. Smock adalah tehnik jahit kain yang menyebabkan kain mengerut dan memunculkan bentuk-bentuk yang indah.
Seperti bentuk bunga-bunga, bergelombang, menyerupai sirip ikan, dan sebagainya, tergantung pola.
Kain yang digunakan adalah kain yang mengkilat seperti satin. Kain yang telah di smock bisa dijadikan aneka sarung bantal, penghias pakaian dan aneka interior lainnya.
Butuh kesabaran dan ketelitian dalam membuat smock ini, diawali dengan membuat pola di kertas.

Komunitas

Mengawali bulan Maret
Saya akan bercerita tentang komunitas yang saya ikuti. Komunitas crafter pastinya. Saya selalu bahagia jika berkumpul dengan orang orang yang bersemangat. Ini membuat mood saya ikut bersemangat. Sejak tinggal di kota pempek, saya tergabung dengan komunitas crafter disini. Namanya Palembang Crafter Community. Sudah terbaca kan dari namanya bahwa ini adalah wadah kumpulnya crafter2 yang ada di Palembang.


Palembang Crafter Community yang biasa disingkat PCC ini memang belum lama berdiri. Tapi kegiatannya keren-keren lho, kopdar, bazaar, buka  lapak dan workshop adalah beberapa di antaranya. Anggotanya  adalah mereka-mereka yang memiliki tangan-tangan ajaib dari berbagai label craft. Meskipun sebagian besar dari mereka bergerak di kategori craft accesories, tapi saya sangat senang dengan semangat mereka.

BUKA LAPAK
Setiap minggu kita buka lapak di acara Car Free Day di Pusat Kota Palembang yaitu daerah Kambang Iwak. Lokasinya tepat di depan tempat makan Surabi Enhaii Bandung. Ini adalah agenda mingguan. Setiap anggota PCC dipersilakan membawa karyanya untuk dijual di lapak PCC. Seruu kaaan..




WORKSHOP
Kita juga secara insidental mengadakan acara workshop untuk umum. Oh ya sedikit bocoran, nanti bulan April kita akan mengadakan workshop lagi. 



 



KOPDAR
Acara insidental lainnya adalah kopdar. Kita berkumpul untuk silaturahmi dan haring seputar craft. Mulai dari tempat2 belanja printilan craft, tutorial dan kadang2 diisi juga dengan kegiatan workshop.


BAZAAR
Kita rutin mengikuti bazar di Palembang.
Dan tahun ini saya juga akan ikut.

Outing Pertama Aida

Dear mommies..
Hal yang paling sulit dilakukan saat anak mulai sekolah adalah bangun pagi.. 
Yess... sedari dulu Aida sulit sekali bangun pagi. Salah siapaaaa.... Ya salah emaknyalaaahh... hahaa
Nah sejak mulai sekolah inilah tiap hari saya berusaha untuk membangunkannya pagi.

Minggu kemarin sekolah Aida mengadakan outing bagi muridnya. Wah PR besar bagi saya. Jangan sampai Aida terlambat ke sekolah supaya tidak ketinggalan rombongan gara gara bangun kesiangan. Dan alhamdulillah berhasil. Maklum selama ini Aida selalu terlambat berangkat sekolah.. hihi..

Outing kali ini pergi ke restoran untuk melihat demo masak di restoran Lele Metropolitan. Senangnyaaa... saya bersama ibu ibu wali muridnya berangkat sendiri dengan mobil kawan.


Ada kejadian lucu dimana saat demo masak, tiba tiba Aida nyelonong maju ke depan pingin ikutan masak, hihii.. makasih ya Om dan Tante. Aida udah diberi pengalaman tepungin ikan lele fillet yang mau digoreng. Duuh.. senengnyaaa...


Abis goreng goreng ikan, dilanjutkan dengan makan makan. Ini dia yang ditunggu tunggu, hehee... yang lahap ya nak, makannya.. senengnya makan rame rame sama teman-teman.




Tantrum 2

Hallo mommies..
Siapa yang masih berurusan dengan tantrum alias anak sering ngambek dan ngamuk.. hayoo tunjuk tangan. Saya ngacung pertama ya.. hihii.
Hiiii...fotonya ga kontak banget yaaa... abaikaan

Saya ingat sekali dulu saya lihat ponakan saya yang masih berumur sekitar dua tahunan ngomel ngomel nggak jelas ke ibunya. Dulu sih cuma bisa membatin, nih anak kenapaaa..

Halloo..
sekarang saya mengalaminya sendiri. Yayayaa... ini namanya tantrum. Aida kalo ada sudah ngambek dan ngamuk.. hadeeeh langsung bikin suasana rumah jd heboh. Saya sendiri masih belajar menghadapi anak yang tantrum.
Ini adalah kedua kalinya saya memposting tentang tantrum. Sebelumnya saya juga pernah menulis tentang tantrum.
Kemarin saya membeli tabloid Nova edisi  1410 Maret 2015 , di dalamnya ada artikel menarik yang membahas tentang tantrum.

Penjelasannya saya kutip sebagai berikut ya.

Tantrum umumnya terjadi pada batita umur 1-3 tahun dan frekwensinya akan menurun di usia 3-4 tahun. Lamanya tantrum alias ngamuk-ngamuk sekitar 10-15 menit bergantung pada energi anak  saat itu. Waaaahh... patut waspada nih. Aida suka lama tantrumnyaa.. hadeeh... besar juga energinya kamu nak.

Meskipun wajar. Tantrum musti ditangani. Sebab kalo tidak, akan menjadi kebiasaan yang mempengaruhi karakter atau sifat anak.
Waduuh.. kudu waspada lagi nih. Status siaga satu. Bismillah

yuk kenali kemungkinan penyebab tantrum :
1. Kurang perhatian dan kasih sayang
2. Cara cara mendisiplinkan yang tidak konsisten
3. Orang tua sering mengkritik dan atau justru terlalu protektif.
4. Persaingan antar saudara.
5. Keterampilan bahasa yang tidak terasah.
6. Anak menderita penyakit tertentu.
7. Akumulasi ketidakpuasan pada diri anak.
8. Rasa lapar atau lelah. Ini mungkin yang sering terjadi dan umumnya tidak lama. Kalau sudah kenyang atau istirahat, maka anak akan menjadi tenang.

nah lebih lanjut dijelaskan bagaimana menangani tantrum.
1. Kenali lebih baik lagi sifat dan karakter anak. Pendekatan ini membuat si kecil merasa diterima. Kitapun bisa memahami keinginan si kecil walau komunikasi batita masih terbatas.

2. Lakukan observasi yang bisa memicu munculnya tantrum. Apakah anak tantrum setiap kelelahan, kelaparan atau yang lainnya.

3. Evaluasi kembali kebutuhan anak yang tidak terpenuhi. Misal, siapkan makanan agar tidak kelaparan saat bepergian.

4. Jadilah teman yang menyenangkan untuk si kecil. Karena kebutuhan si kecil tidak hanya materi, namun juga perhatian dan kasih sayang.

5. Berikan pujian ketika anak menunjukkan perilaku baik. Pujian membuat anak merasa dihargai dan disayang.

6. Ciptakan rutinitas seperti bangun pagi, sarapan, mandi yang menyenangkan dan lainnya. Belajar mengikuti rutinitas berarti belajar mengontrol diri serta belajar mengenal keterbatasan.

nah itulah penjelasan mengenai tantrum dan cara penanganannya di tabloid yang saya baca. Yuk mommies, cheklist  mana saja yang musti kita perbaiki. Semangat yaa..

Aida

Lilypie - Personal pictureLilypie Third Birthday tickers